Alat tes HIV Merek UJI HIV (Rapid Test)

Alat tes HIV merek Uji HIV adalah alat uji cepat (rapid test) untuk mendeteksi adanya virus HIV pada tubuh seseorang. Caranya cukup mudah, yaitu dengan memeriksa darah sebagai sampel ujinya.

Saat ini, kasus penyakit HIV di Indonesia semakin marak dan meresahkan. Fenomena HIV/AIDS terjadi akibat semakin maraknya penyalahgunaan narkoba suntik yang menggunakan alat suntik secara bergantian. Faktor penyebab lainnya adalah perilaku seks bebas sehingga pengidap penyakit HIV dapat menularkan virus kepada orang lain. Termasuk keluarga terdekat seperti suami, istri serta anaknya. Hal ini tentu harus dicegah dengan berbagai tindakan dan penyuluhan kepada masyarakat.

Cara terbaik untuk mencegah penularan penyakit berbahaya ini yakni dengan cara memeriksa orang yang terindikasi terkena penyakit HIV atau orang yang berisiko tinggi menjadi penderita lalu mengobatinya secara intensif.

Metode pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain pemeriksaan di laboratorium. Metode ini tentu membutuhkan sarana, prasarana yang mahal dan hanya bisa dilakukan di tempat tertentu. Alat tes HIV merek Uji HIV menawarkan metode pemeriksaan yang murah, mudah dilakukan, dan hasilnya dapat segera diketahui.

Alat tes HIV merek Uji HIV

 alat tes HIV
Alat tes HIV merek Uji HIV

Alat tes HIV merek Uji HIV mampu mendeteksi adanya antibodi terhadap virus HIV1/2 dengan tingkat akurasi tinggi. Alat ini dapat digunakan sebagai alat uji cepat pertama dari tiga alat uji cepat untuk memastikan seseorang mengidap HIV sesuai dengan pedoman Departemen Kesehatan RI.

Di samping itu, alat uji ini dapat digunakan untuk penapisan. Hasil pengujian di laboratorium uji klinik RSCM Jakarta, menunjukkan UJI HIV memiliki tingkat sensitivitas hingga 99,3%.


Sensitivitas dan spesifitas

alat tes hiv
Tabel sensitivitas dan spesifitas

Hasil pengujian Dr. July Kumalawati, D.M.M. dari RS. Ciptomangunkusumo Jakarta, menunjukkan bahwa UJI HIV memiliki nilai sensitivitas dan spesifitas yang tinggi (lihat tabel) sehingga dapat digunakan untuk proses screening dengan menggunakan sampel darah atau serum dan sebagai alat penguji pertama (A1) pada diagnosis dan pengawasan terhadap infeksi HIV.

Algoritma pemeriksaan HIV menurut pemerintah

UJI HIV disiapkan untuk membantu tenaga kesehatan untuk pengujian HIV secara saksama di mana saja. Baik menggunakan sampel serum maupun darah.

Menurut Kemenkes, diperlukan tiga alat uji cepat untuk memastikan HIV. Uji cepat dilakukan melalui tes algoritma. (lihat gambar di bawah ini )

alat tes hiv
Algoritma Pemeriksaan HIV

Cara menggunakan rapid test HIV merek UJI HIV

alat tes hiv
Cara menggunakan rapid test HIV merk UJI HIV


Sebelum melakukan pengujian, siapkan terlebih dahulu semua alat dan bahan. Yaitu: Rapid test HIV, larutan buffer, dan sampel (serum, plasma, atau darah). Lalu letakkan pada suhu ruang sekitar 15-30oC.
  1. Keluarkan rapid test dari sachet dan gunakan segera untuk melakukan pengukuran, jangan menggunakannya lebih dari satu jam sejak sachet dibuka;
  2. Tempatkan rapid test pada permukaan yang bersih dan datar;
  3. Jika sampel berupa serum tidak diperlukan buffer, tetapi jika sampel berupa darah gunakanlah buffer;
  4. Masukkan 2-4 tetes (20-40ul) sampel serum dengan pipet yang ke dalam lubang “S”;
  5. Atau masukkan 3 tetes (30ul) sampel darah ke dalam lubang sampel (S) lalu tambahkan 2 tetes buffer;
  6. Hasil akan diperoleh sekitar 15 menit dan jangan membacanya setelah 30 menit.

Catatan :
Munculnya garis uji yang lemah bisa jadi disebabkan oleh titer antibodi anti HIV 1/2 yang rendah dalam sampel. Ingat! Jangan membaca hasil tes setelah 30 menit.

Interpretasi Hasil

POSITIF : Dua garis berwarna merah – ungu muncul. Satu garis pada daerah kontrol (C) dan garis yang lain pada garis uji (T).

NEGATIF : Satu garis berwarna merah – ungu muncul di daerah ungu (C). Tidak ada garis yang muncul di daerah uji (T).

TIDAK VALID : Garis kontrol tidak muncul. Volume sampel yang tidak cukup atau prosedur yang salah merupakan alasan yang paling banyak ditemui sehingga menyebabkan kontrol tidak muncul. Perlu dilakukan kajian ulang prosedur yang telah dilakukan dan ulangi pengujian dengan menggunakan alat uji yang baru. Jika masalah sama tetap terjadi, segera hubungi kami.

Catatan :
Intensitas warna pada garis uji (T) akan bervariasi berdasarkan pada konsentrasi antibodi anti-HIV 1/2 yang terdapat dalam sampel. Alat UJI HIV tidak dapat memberikan hasil kuantitatif maupun mengukur peningkatan level antibodi anti-HIV 1/2 yang terdapat dalam sampel.

Jual Alat Tes HIV

Tokoalkes® adalah Toko Alat Kesehatan dan Kedokteran yang memiliki izin resmi dari Kementerian Kesehatan untuk menjual dan menyalurkan alat tes HIV merek UJI HIV. Kami menjual alat tes HIV merek UJI HIV secara online dan offline, jika Anda berdomisili di Kota Bandung dan sekitarnya, bisa langsung mengunjungi gerai kami di:

TokoAlkes®
Jl. Pasir kaliki No.239 B (depan Rumah Sakit Hasan Sadikin) Bandung
Telp: 0851 0117 9366 / 022 2032522
SMS/WhatsApp: 0822 144 623 86 / 081 12 2345 05
BBM: 2AB98F9C

Kami melayani pengiriman alat tes HIV merek UJI HIV ke seluruh Indonesia via jasa ekspedisi TIKI, JNE, POS, dan sebagainya.

Ongkos kirim cukup murah. Misal: ke Jakarta dan sekitarnya sekitar 10 ribu per kilogram dan jangka waktu pengiriman sekitar 1-2 hari.

Silakan kunjungi toko online kami.




Terima kasih untuk Like/comment FB :